Langkah Pembuatan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Lele
Kolam terpal berdasarkan peletakannya, terbagi menjadi dua: pertama, jenis kolam terpal di atas permukaan tanah dan kedua, jenis kolam terpal di dalam tanah. Berikut adalah panduan lengkap cara membuat kolam terpal keduanya.
1. Cara Membuat Kolam Terpal di Atas Permukaan Tanah
Cara membuat kolam terpal khusus untuk ikan jenis yang satu ini memiliki beragam keuntungan. Salah satunya Anda tidak repot menggali lubang di tanah, tapi memerlukan perhatian khusus. Begitu juga dengan kewajiban mempersiapkan seluruh bahan yang diperlukan serta mengikuti setiap langkah yang diberikan.
Cara membuat kolam terpal di permukaan tanah tergolong mudah. Adapun bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
- Pasir
- Semen
- Bambu
- Pipa atau selang untuk saluran pembuangan air
- Batu bata
- Terpal
- Knee
Seluruh bahan di atas harus Anda persiapkan agar proses pembuatan menjadi lebih lancar. Dengan begitu, Anda dapat mengikuti setiap cara membuat kolam terpal di bawah ini dengan baik:
Anda harus membuat denah dan mengukur kolam terlebih dahulu. Biasanya, ukuran kolam terpal untuk budidaya ikan memiliki standar tersendiri, yakni 2 x 3 x 1 m atau 4 x 5 x 1 m. Sesuaikan ukuran kolam dengan lahan yang Anda miliki. Tandai bagian di denah terpal untuk dijadikan saluran pembuangan pada kolam terpal.
Anda dapat membuat pondasi kolam sesuai ukuran yang diinginkan. Tentunya dengan memaksimalkan semen, pasir, bambu, dan batu bata.
Di bagian saluran pembuangan kolam, masukan salah satu ujung knee dari luar ke dalam terpal. Pastikan salah satu ujung knee menghadap ke arah pembuangan.
Selanjutnya, pasang jenis pipa saluran air atau selang yang difungsikan untuk saluran pembuangan atau mengurangi air kolam saat volume berlebih.
Jika seluruh pondasi dan bagian lainnya telah kering secara sempurna, letakkan terpal. Sekarang Anda sudah dapat menggunakan kolam terpal tersebut untuk budidaya ikan.
Baca Juga: 2 Jenis Terpal Untuk Kolam Budidaya Ikan yang Umum Digunakan
2. Cara Membuat Kolam Terpal di Dalam Tanah
Untuk cara membuat kolam terpal ini, Anda harus membuat lubang terlebih dahulu sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian ada dua pilihan bagaimana kolam ini dibuat. Apakah Anda ingin merendam sebagian kolam atau secara keseluruhan. Jika merendam sebagian saja, maka buat rangka yang kokoh agar kolam bisa berdiri tegak.
Sebaliknya, jika kolam terendam secara keseluruhan, Anda tidak perlu membuat rangka karena hanya butuh menggali cukup dalam dengan ukuran tepat.
Demi kelancaran pembuatan kolam terpal, ada beberapa bahan dan alat yang wajib Anda persiapkan, yaitu:
Terpal kokoh dan anti bocor
Cangkul
Pasak atau bambu
Meteran
Kemudian, ikuti cara membuat kolam terpal di dalam tanah:
Anda harus menentukan ukuran kolam terpal terlebih dahulu. Ukuran yang biasa digunakan adalah 2 x 3 x 1 meter atau 4 x 5 x 1 meter. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Tancapkan pasak pada lahan yang telah diukur menggunakan meteran untuk membuat kerangka kolam.
Lakukan proses pencangkulan tanah kolam untuk membuat lubang sesuai ukuran yang telah diukur sebelumnya.
Untuk saluran pembuangan, Anda dapat menggali sebuah lubang. Pasangkan pipa saluran pembuangan di tempat yang Anda pilih.
Sekarang Anda tinggal memasukkan terpal yang telah diukur sesuai ukuran kolam.
Persiapan Kolam Terpal Sebelum Digunakan
Agar proses budidaya ikan yang Anda lakukan berhasil, air kolam yang akan digunakan sebagai media harus steril sebelum ditaburi benih ikan. Berikut cara mensterilkan air media:
Setelah kolam terpal jadi, siram air dan bilas terlebih dahulu sampai bener-benar bersih dan bau dari terpal hilang, bila yang digunakan adalah terpal bekas kolam budidaya ikan, maka harus dicuci dan jemur hingga kering.
Masukkan air bersih ke dalam kolam terpal dengan ketinggian sesuai kebutuhan.
Setelah kolam terisi air, tutup dan biarkan selama 2 - 3 hari.
Untuk menjaga sterilitas, kolam terpal dapat diberi perlakuan dengan cara tradisional misalnya dengan memberi tumpukan daun ketapang atau daun pepaya. Diamkanlah selama 6 - 7 hari, Daun-daun tersebut dapat berfungsi sebagai antiseptik.
Setelah air media di kolam telah siap, benih ikanpun siap ditebar kemudian tambahkan antibakteri seperti boster dengan dosis 2 cc/l air selama 3 hari.
Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton
Itulah cara membuat kolam terpal yang dapat Anda coba. Budidaya ikan merupakan salah satu bisnis yang sedang tren dan menghasilkan. Untuk memulai budidaya ikan, seperti budidaya ikan lele, Anda tidak membutuhkan modal yang terlalu banyak. Anda dapat memulai budidaya ikan lele dengan modal kecil seperti dengan menggunakan kolam terpal sebagai tempat budidaya terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar